Belum Juara, Enrique Minta Barca Terus Kerja Keras

Belum Juara, Enrique Minta Barca Terus Kerja Keras

Luis Enrique © AFP

Bola.netLuis Enrique menegaskan bahwa Barcelona masih harus bekerja keras sebelum mulai bisa berpikir untuk bisa memenangkan titel juara La Liga musim ini.

Pernyataan itu ia lontarkan usai Barca menggebuk Espanyol 2-0, Sabtu (25/04) kemarin. Kemenangan itu membuat mereka terpisah lima poin dari rival beratnya, Real Madrid, yang ada di posisi kedua klasemen. Namun selisih itu masih bisa mengecil lagi apabila Los Blancos menang atau seri kontra Celta Vigo di hari Minggu (26/04) ini.

Saat ini, kompetisi La Liga masih menyisakan lima laga lagi bagi Barca. Enrique pun tak mau timnya berandai-andai menjadi juara saat ini walau sudah dalam posisi unggul atas Madrid.

“Anda tak bisa mendapatkan pekerjaan dari melihat ke masa depan. Apa yang penting sekarang bagi kami adalah meraup poin dan hal itu hanya bisa didapat dari memenangkan pertandingan. Masih ada lima laga tersisa dan semuanya super penting,” tegas Enrique seperti dilansir AS.

Barca sendiri saat ini masih memiliki kans untuk meraih treble. Selain di La Liga, mereka sudah menapak di final Copa del Rey dan akan bersua Athletic Bilbao. Sementara itu di Liga Champions mereka sudah melaju ke semifinal dan akan bersua dengan Bayern Munich. (as/dim)

  

Barzagli Akui Belum Pikirkan Ronaldo

Barzagli Akui Belum Pikirkan Ronaldo

Andrea Barzagli © Lapresse

Bola.net – Bek Juventus, Andrea Barzagli, mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan dirinya sendiri memikirkan tentang kemungkinan menghadapi Cristiano Ronaldo.

Sang jawara Serie A diundi bertemu dengan sang juara bertahan Real Madrid di semifinal Liga Champions, dalam laga yang bakal jadi ulangan babak empat besar di edisi 2003 silam.

Namun Barzagli menegaskan bahwa ini bukan saatnya memikirkan pertandingan tersebut, lantaran tim tengah dinanti duel melawan Torino di liga.

“Saya tidak ingin terlalu banyak memikirkan hal tersebut. Kami harus memikirkan Torino dulu. Itu akan menjadi tantangan yang besar. Kami tahu bahwa kami harus menghadapi tim yang kuat. Kami tidak memulai sebagai favorit, namun kami akan bermain tanpa rasa takut,” tutur Barzagli pada Sky Sports.

“Mereka memiliki skuat yang hebat. Kekuatan Juventus bukan di pertahanan, namun kolektivitas. Kami membantu satu sama lain di atas lapangan,” pungkasnya. (sky/rer)

 

Manchester United Belum Putuskan Nasib Falcao

Manchester United Belum Putuskan Nasib Falcao

Radamel Falcao © AFP

Bola.net – Wakil presiden AS Monaco Vadim Vasilyev mengatakan bahwa Manchester United masih belum mengambil keputusan mengenai masa depan Radamel Falcao.

Falcao sedang menjalani masa peminjaman selama satu musim di Old Trafford. Namun penampilannya sampai sejauh ini belum memuaskan karena baru mencetak empat gol.

Melihat kinerja pemain asal Kolombia itu yang tak kunjung membaik, United dikabarkan tidak tertarik untuk mempermanenkan statusnya. Namun, United akan menentukan nasib Falcao pada akhir musim nanti.

“Saya bertemu para petinggi Manchester United Minggu lalu dan mereka belum memutuskan apakah mereka akan mengambil opsi tersebut [mempermanenkan Falcao],” ungkap Vasilyev kepada Nice-Matin.

“Ini bukan musim terbaiknya tetapi mereka menjaga kesempatan untuk berbicara di akhir musim. Kami tidak akan mengadakan negosiasi lebih lanjut saat ini, bahkan jika klub-klub besar ada yang tertarik. Keputusan ada di Manchester, maka kami akan berbicara dengan pemain untuk mencari tahu apa yang dia inginkan.”(espn/ada)

 

Nasib Arema Belum Jelas di QNB League, Ini Kata Suharno

Nasib Arema Belum Jelas di QNB League, Ini Kata Suharno

Suharno © Antok

Bola.netArema Cronus dan Persebaya Surabaya masih was-was menantikan kepastian kelanjutan QNB League 2015. Pasalnya, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih belum melunak.

Jika tidak mampu memenuhi persyaratan, maka kedua klub tersebut bisa bener-benar tercoret. Alhasil, QNB League berjalan dengan 16 peserta.

Hal ini pun disambut dengan kekecewaan oleh pelatih Singo Edan, Suharno. Meski demikian, Suharno mengajak anak asuhnya untuk tetap fokus menjalani laga lanjutan QNB League.

“Posisi Arema kini kurang diuntungkan. Namun, kami tidak boleh menyerah. Semua pihak harus ikut terlibat memberikan dukungan agar kami kuat menghadapinya,” ujar Suharno.

“Target kami musim ini, memang menjadi juara. Hal tersebut, selalu saya ingatkan kepada para pemain. Dengan begitu, mereka memiliki kekuatan untuk melewati masa-masa ini,” lanjutnya.

Arema hingga kini mengumpulkan empat poin dari dua laga yang sudah mereka jalani di QNB League 2015 ini. Setelah ditahan imbang Persija Jakarta, Singo Edan sukses mengalahkan Barito Putera dengan skor tipis, 1-0. (esa/pra)

 

Seedorf Nilai Neymar Belum Selevel Messi Atau Ronaldo

Seedorf Nilai Neymar Belum Selevel Messi Atau Ronaldo

Neymar © AFP

Bola.net – Mantan pemain timnas Belanda Clarence Seedorf menganggap Neymar masih belum mencapai level Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Namun Seedorf tetap yakin Neymar bisa menyamai kedua pemain tersebut.

Neymar merupakan pemain andalan di timnya masing-masing untuk urusan mencetak gol. Sampai sejauh ini ia sudah mencetak 28 gol dari 38 penampilan di semua ajang kompetisi musim ini bersama Barcelona.

Sementara itu pemain berusia 23 tahun itu juga sudah mengemas 45 gol dari 60 caps di timnas Brasil. Seedorf menilai performa Neymar sejauh ini sudah cukup bagus.

“Sekarang Messi dan Ronaldo adalah pemain paling dihormati di dunia karena sudah melakukan apa yang mereka lakukan dalam waktu yang lama,” kata Seedorf kepada reporter.

“Tapi menurut pendapat saya Neymar sedang melakukan pekerjaan yang hebat.”(ndtv/ada)

 

350 Perusahaan di KBB Belum Daftar BPJS Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAREME — Ada sekitar 350 lebih perusahaan di Kabupaten Bandung Barat yang belum mendaftar ke BPJS Kesehatan Bandung Barat. Jumlah tersebut terdiri dari badan usaha yang besar, menengah, kecil hingga mikro.

Kepala BPJS Kesehatan Bandung Barat, Teja Pamela, menjelaskan, total badan usaha di Bandung Barat sendiri sebanyak 684 perusahaan. Sebenarnya, kata dia, jika berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan, total ada 584 badan usaha, dari yang besar sampai mikro.

“Nah ternyata ada 100 badan usaha yang registrasi ke kami tapi mereka belum terdaftar di Disnaker. Jadi sebenarnya, dari data itu, ada 684 perusahaan di KBB.” kata Pamela yang biasa disapa Amel ini, Ahad (29/3).

Dari 322 badan usaha yang belum registrasi itu, Amel menuturkan, 72 di antaranya terdiri dari badan usaha yang besar, menengah, dan kecil. Total 72 badan usaha ini wajib me mendaftar ndaftar pada tahun ini.

Sementara, badan usaha yang mikro, tahun depan. “Karena itu, di tahun ini, prioritas kami 72 perusahaan ini. Yang mikro itu tahun depan,” ujar dia.

Alasan badan usaha itu belum mendaftar, menurut Amel, karena sudah terlanjur mengikuti jaminan kesehatan swasta. Akibatnya, perusahaan harus menunggu hingga kontraknya selesai.

Batas waktu penyerahan data karyawan dari perusahaan, yakni pada Mei mendatang. Setelah itu, BPJS akan memproses data tersebut selama sebulan, sehingga dipastikan para karyawan menjadi peserta BPJS aktif pada Juni 2015.  

Namun, kata Amel, perusahaan harus sesegera mungkin mendaftar perusahaannya ke BPJS. “Masuk dulu datanya ke kami, register dulu, sementara karyawannya nanti bisa menyusul sampai dengan Mei tadi,” tutur dia.

Sementara itu, di Kota Cimahi, ada sebanyak 96 badan usaha besar, menengah, dan kecil, yang belum mendaftar ke BPJS Kesehatan, dari total 536 perusahaan di Cimahi. Sisanya, badan usaha mikro.

Kepala BPJS Kota Cimahi, Sedy Fajar Muhamad, secara bertahap pun sudah melakukan komunikasi dengan Apindo dan Disnaker Kota Cimahi. Dengan begitu, ia yakin, 96 perusahaan itu terserap dalam program BPJS Kesehatan ini. “Kita yakin target penyerapan perusahaan di Cimahi bisa tercapai,” kata dia.

Sedy beserta jajarannya pun akan fokus untuk 96 perusahaan itu di tahun ini. Sebab, kata dia, ada lebih dari 20 ribu tenaga kerja di sana. Sementara di kategori badan usaha mikro, terdapat 330 perusahaan kategori tersebut di Cimahi.

Lulung: Hasil Angket Belum Bisa Diumumkan

Saturday, 28 March 2015, 10:41 WIB

Komentar : 0

antara

Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Lunggana

Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Lunggana

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lulung Lunggana mengatakan hasil angket belum bisa dikeluarkan dalam waktu dekat.

“Nanti, Paripurna masih panjang, kita di sini harus sistematis,” kata Pak Haji sapaan akrab Lulung Lunggana.

Panitia angket sendiri memang tengah bekerja untuk mengupas tuntas perihal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015. Pada awal Maret lalu tim sudah bekerja dengan memanggil Badan Anggaran (Banggar) DKI, termasuk dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Hingga kini panitia angket masih memanggil tim ahli untuk kelanjutan APBD DKI. Lulung mengatakan hasilnya memang belum akan keluar pada 1 April mendatang, “Ya belum tentu kan nanti masih banyak,” kata Lulung.

Seperti diketahui DPRD sepakat menggunakan hak angket terkait dengan APBD 2015. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya telah dinilai melakukan pelanggaran Undang-Undang.

Basuki menyerahkan RAPBD kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak sesuai dengan hasil sidang Paripurna.

773

Reporter : c11
Redaktur : Taufik Rachman

Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Mimika Belum Punya Wakil Rakyat, Anggota DPR Kaget

Sunday, 22 March 2015, 06:55 WIB

Komentar : 0

Antara/Spedy Paereng

Kehidupan masyarakat Papua di Kampung Asmat, Distrik Mimika Timur, Timika, Papua.

Kehidupan masyarakat Papua di Kampung Asmat, Distrik Mimika Timur, Timika, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA — Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Beny K Harman merasa kaget saat mengetahui hingga kini 35 calon anggota DPRD Kabupaten Mimika periode 2014-2019 hasil Pemilu 9 April 2014 belum juga dilantik.

“Ah, masa sih?” ujarnya kepada wartawan di Timika, Sabtu (21/3).

Politikus dari Partai Demokrat itu mengaku sama sekali tidak mengetahui permasalahan yang menghambat sehingga wakil rakyat di Mimika hingga kini belum dilantik.

Kunjungan sejumlah anggota Komisi III DPR ke Provinsi Papua dalam rangka reses untuk melakukan pertemuan dengan jajaran Kejati Papua, Polda Papua dan Papua Barat, Kanwil Hukum dan HAM serta BNN di Jayapura.

Terkait masalah keterlambatan pelantikan anggota DPRD Mimika, Beny mengingatkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar sesegera mungkin menangani masalah legalitas anggota DPRD Mimika periode 2014-2019.

“Ya harus diselesaikan secepat-cepatnya. Ini penting untuk demokrasi lokal. Kalau tidak ada dewan, bagaimana mau mengawasi pemerintah daerah,” kata dia.

Untuk diketahui, sejak berakhirnya masa tugas 25 anggota DPRD Mimika periode 2009-2014 pada 15 Desember 2014, hingga kini 35 calon anggota DPRD Mimika masa bakti 2014-2019 hasil Pemilu 2014 belum juga dilantik.

Terkatung-katungnya pelantikan anggota dewan di Mimika karena terjadi perbedaan pandangan antara KPU Mimika dengan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Incoming search terms:

berita pelantikan anggota dprd timika papua periode 2014-2019 (1)

Belum Imunisasi? Anak Bisa Dipersulit Masuk Daycare

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Queensland akan mendesak UU yang akan membolehkan pengelola rumah penitipan anak (daycare) untuk menolak anak yang belum diimuniasasi.

Menteri Kesehatan Queensland, Cameron Dick mengatakan tingkat imunisasi anak-anak di  Queensland selama triwulan terakhir tahun 2014 hanya 92 persen, angka ini kurang dari target pemerintah sebanyak 95 persen. “Kita perlu berbuat lebih untuk mencapai target vaksinasi 95 persen per triwulannya,’ katanya.

“Apa yang kita lakukan adalah hendak memperkuat sistem yang memungkinkan lembaga penitipan anak diberikan izin untuk memutuskan bagaimana dan atas dasar apa anak-anak boleh didaftarkan di lembaga penitipan mereka.”

Dick mengatakan UU semacam itu dapat membantu meningkatkan pencapaian target imunisasi anak dengan mendorong orang tua untuk memvaksinasi anak-anaknya. “Imunisasi sama pentingnya dengan pendidikan dan karenanya kita harus bersikap tegas karena kita harus mendorong orang untuk bersama-sama mencapai target imuniasi itu dan pendekatan inilah yang hendak saya adopsi,” katanya.

“Beberapa orang tua sengaja tidak melakukan [vaksinasi], beberapa orang tua mungkin tidak memiliki informasi, ada juga yang mungkin tidak sempat dan mungkin sudah lupa tentang hal itu – mudah-mudahan aturan ini dapat menjadi pemicu … di masyarakat di mana orang bisa mengatakan vaksinasi, itu bagian dari pendaftaran -saya akan memvaksinasi putra atau putri saya.”

Dick mengatakan Pemerintah Negara akan berkonsultasi dengan masyarakat sebelum mengambil tagihan ke Parlemen. Dia mengatakan ada menyelenggarakan banyak diskusi tentang imunisasi di masyarakat.

“Ilmu pengetahuan saat ini sangat jelas – vaksinasi tidak menyebabkan autisme, alergi ataupun asma dan tidak juga melemahkan sistem imun tubuh anak-anak. Reaksi vaksinasi pada anak-anak umumnya hanya ringan dan sementara.”

Namun demikian gagasan dinilai tidak akan efektif oleh oposisi. Sementara sejumlah pengelola tempat penitipan anak mengaku imunisasi akan memungkinkan mereka melakukan upaya perlindungan agar anak-anak yang mereka rawat agar tidak tertular campak atau cacar dan orang tua juga menjadi lebih sadar untuk mengimunisasi anak-anak mereka.”

Menkes: Vaksin DBD Belum Lolos Ujicoba

JAKARTA–Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek mengatakan vaksin untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dengue (DBD) pernah dibuat di Indonesia, tetapi tidak lulus uji coba sehingga tidak disebarkan kepada masyarakat.

“Virus yang bisa menyebabkan DBD itu ada empat jenis yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Untuk DEN-1 dan DEN-2 pernah dicoba untuk membuat vaksinnya, tetapi setelah uji coba di Bio Farma, ternyata vaksin itu masih lemah,” kata dia di Padang, Jumat.

Menurut dia, pemerintah tidak menyebarkan vaksin yang lemah itu karena tidak akan bermanfaat bagi masyarakat.”Sementara untuk GEN-3 dan GEN-4 memang belum bisa dibuat vaksinnya,” kata Nila.

Dia mengatakan, bukan hanya Indonesia yang belum bisa membuat vaksin DBD itu, tetapi negara lain di dunia juga belum berhasil.

“Upaya terbaik dalam mengantisipasi DBD adalah melakukan pencegahan dengan membudayakan perilaku hidup bersih, apalagi pada peralihan musim kemarau ke musim hujan dimana banyak genangan air tempat nyamuk Aedes Aegipty bisa berkembang biak,” kata dia.

Menurut dia, masyarakat harus proaktif untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah tersebut dengan membersihkan lingkungan sendiri, misalnya membersihkan talang air di rumah masing-masing, mengubur ban bekas, serta membasmi jentik di pot-pot bunga.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Syavitri mengatakan upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan gerakan 3M yakni menutup tempat air, menguras dan membersihkan bak penampungan air serta mengubur barang bekas seperti botol, kaleng dan ban bekas.

Langkah pencegahan lain bisa dilakukan dengan pengasapan atau foging untuk membunuh nyamuk dewasa.

“Namun upaya itu tidak akan menyelesaikan masalah jika tidak adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk,” kata dia.