Manfaat Cerita Hewan untuk Anak

Sunday, 16 November 2014, 06:36 WIB

Komentar : 0

Antara

Dongeng anak-anak

REPUBLIKA.CO.ID, Anak-anak pada dasarnya menyukai cerita tentang hewan. Namun, menurut pendongeng dari Kampung Dongeng, Kak Awam Prakoso, anak-anak usia lima sampai delapan tahunlah yang paling cocok dengan cerita hewan.

Di bawah usia tersebut anak-anak juga sudah bisa diberikan cerita tentang hewan. Hanya saja konten yang diberikan jangan yang terlalu berat. Selain itu jangan sampaikan cerita tentang binatang yang menakutkan atau mengejutkan si anak.

Lalu apa manfaat cerita anak untuk si anak itu sendiri? Cerita anak ini selain memberikan pesan budi pekerti untuk anak, juga membangun wawasan dan pengetahuan anak.

Selain itu, mendekatkan anak dengan nilai kebersamaan, saling tolong menolong, dan senang berkelompok seperti karakter kuat para hewan. “Cerita hewan juga mengajarkan anak tentang empati dan kasih sayang,” ujarnya, Jumat (14/11).

Menurutnya, materi apapun bisa dikembangkan lewat cerita hewan, termasuk mengenai pesan jangan jajan sembarangan. “Hewan menjadi alat atau media persuasif,” tambahnya.

Sebaiknya orang tua tidak hanya menceritakan satu jenis hewan saja, tapi juga semua jenis hewan yang ada. Cerita hewan juga bisa diberikan kepada anak melalui gadget atau rekaman audio maupun dari tayangan televisi maupun dvd.

Reporter : Desy Susilawati
Redaktur : Indira Rezkisari

Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Versi Lain Cerita ‘Messi Ogah Diganti’


Bola.net – Cerita mengenai Lionel Messi yang enggan diganti, meski Luis Enrique sudah memintanya, kala Barcelona menjamu Eibar di La Liga pekan lalu, belakangan menjadi pembicaraan para penggemar sepakbola di dunia maya.

Namun belum lama ini, muncul klaim yang menarik dari media Catalan, Mundo Deportivo. Disebutkan bahwa Messi menolak untuk diganti bukan karena tak ingin memberikan kesempatan pada pemain lain dan ia sudah mendapat persetujuan dari Enrique atas permintaannya itu.

Mundo Deportivo menyebut bahwa Messi amat ingin mencetak satu gol tambahan ke gawang Eibar, demi menyamai rekor Telmo Zarra sebagai pencetak gol terbanyak La Liga, di depan pendukungnya sendiri di Camp Nou. Permintaan Messi tersebut kemudian disetujui oleh sang pelatih, Enrique.

Pernyataan tersebut didukung dengan bukti rekaman dari TV3, yang menunjukkan Messi sempat mengacungkan jempol pada sang entrenador, tak lama usai ia diminta untuk keluar lapangan, alih-alih bersikap seolah tak peduli, seperti yang tampak di rekaman yang banyak beredar belum lama ini.



Messi sendiri kini tengah bersiap untuk menghadapi Ajax di Liga Champions. Bagaimana menurut kalian Bolaneters? (md/rer)



 

Batik Motif “Cerita Rakyat” Diminati Australia

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN¬† – Batik bermotif “cerita rakyat” yang diproduksi perajin batik Kota Pekalongan, Jawa Tengah, kini makin diminati para kolektor batik berasal dari Australia karena dinilai memberikan pengetahuan sejarah.

Bambang Gunawan, pemilik Batik Tauto di Pekalongan, Rabu mengatakan bahwa produk batik bermotif “cerita rakyat” dan sejarah yang dijual di tokonya, telah menembus ke pasaran Australia.

“Sedangkan motif batik yang diminati oleh konsumen atau kolektor Australia, antara lain Joko Tarub, Sangkuriang, Pendowo Limo, Kanjeng Putri, Den Bagus, dan Encing Belanda. Semua motof batik itu menceritakan tentang sejarah dan cerita rakyat,” katanya.

Menurut dia, beberapa produk batik bermotif cerita rakyat dan sejarah tersebut mampu menembus pasar Australia juga berkat atas kerja sama dengan pemilik Batik Tulung Agung yang sebelumnya telah memasarkan motif batik yang menggambar kisah Joko Tarub ke negeri Kanguru itu.

Ia mengatakan bahwa setiap pembuatan motif batik, dirinya sengaja menampilkan unsur sejarah atau cerita rakyat dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada pembeli batik.

“Untuk setiap motif pada batik akan menceritakan sejarah yang selalu bersambung antara produk batik yang satu dengan yang lain,” katanya.

Menurut dia, harga batik bermotif cerita rakyat dan sejarah ini cukup mahal, yaitu Rp20 juta sampai Rp30 juta dengan ukuran kain panjang 250 cm dan lebar 115 cm.

“Kami mematok harga kain batik itu tidak asal-asalan karena hal ini sebanding dengan kualitas dan hasil karya. Sedangkan bahan kain yang kami gunakan, adalah bahan kain primis,” katanya.

Cobalah Untuk Merenung

Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.

Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.

Incoming search terms:

cerita merenung (1)

Teruslah Berkarya

Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan anda. Namun sesungguhnya alam mengajarkan bahwa anda tak akan pernah bisa berhenti. Meski anda berdiam diri di situ, bumi tetap mengajak anda mengelilingi matahari. Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah. Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu. Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang diharapkan oleh alam dari anda.

Air yang tak bergerak lebih cepat busuk. Kunci yang tak pernah dibuka lebih mudah serat. Mesin yang tak dinyalakan lebih gampang berkarat. Hanya perkakas yang tak digunakanlah yang disimpan dalam laci berdebu. Alam telah mengajarkan ini; Jangan berhenti berkarya, atau anda segera menjadi tua dan tak berguna.

Tak Ada Jalan Pintas

Keberhasilan tak diperoleh begitu saja.Ia adalah buah dari pohon kerja keras yang berjuang untuk tumbuh. Jangan terlalu berharap pada kemujuran. Apakah kalian tahu apa itu kemujuran? Apakah kalian dapat mendatangkan kemujuran sesuai keinginan kalian? Padahal kita tahu, kita tak selalu mampu menjelaskan dari mana datangnya.

Sadarilah bahwa segala sesuatu berjalan secara alami dan semestinya. Layaknya proses mendaki tangga, kalian melangkahkan kaki kalian melalui anak tangga satu per satu. Tak perlu repot-repot membuang waktu kalian untuk mencari jalan pintas, karena memang tak ada jalan pintas. Sesungguhnya kemudahan jalan pintas itu takkan pernah memberikan kepuasan sejati. Untuk apa kalian berhasil jika kalian tak merasa puas?

Hargailah setiap langkah kecil yang membawa anda maju. Janganlah melangkah dengan ketergesaan, karena ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja.

Amatilah jalan lurus kalian. Tak peduli bergelombang maupun berbatu, selama kalian yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus. Ketahuilah, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun kalian menjadi diri kalian sendiri.

Anas Anggap Cerita Nazaruddin Soal Dana Wisma Atlet Hanya Dusta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bekas bendahara umum DPP Partai Demokrat yang tengah didakwa dalam kasus korupsi Wisma Atlet Jakabaring, Nazaruddin, dikatakan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, cuma mendusta secara berulang-ulang.

Anas menanggapi eksepsi Nazaruddin pada sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi itu. “Itu hanya
mengulang-ulang, cerita dusta,” kata Anas kepada ANTARA melalui pesan singkat (SMS), Jakarta, Rabu (7/12).

Pucuk pimpinan Partai Demokrat itu menyatakan, karena cerita lama dan lebih banyak dusta, Anas mengaku enggan untuk mengomentari lebih jauh. “Saya tidak berminat untuk merespons cerita-cerita karangan yang tidak berdasar,” katanya.

Nama Urbaningrum disebut-sebut Nazaruddin ikut ‘memenangkan’ PT Adhi Karya dalam proyek pembangunan pusat latihan olahraga, Hambalang, Jawa Barat. “Pada April 2010, Adhi Karya diputuskan menang oleh Anas.

Menurut Rosa, DGI (PT Duta Graha Indah Tbk) tidak bisa membantu Kongres Partai Demokrat, tapi Adhi Karya bisa,” kata Nazaruddin.

Menurut Nazaruddin, BUMN tersebut sanggup memberikan Rp 100 miliar untuk membantu kongres partai pemenang Pemilu 2009 lalu yang dilaksanakan di Bandung.

Nazaruddin juga mengatakan, Anas meminta bantuan kepada Mahfud Suroso sehingga akhirnya PT Adhi Karya bisa menang. “Saya hanya dengar Anas menyerahkan Rp 50 miliar ke Yulianis. Untuk detailnya Majelis Hakim dapat bertanya langsung kepada Anas dan Yulianis,” katanya.