Muslim Inggris Lawan Ekstrimisme dengan Humor

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Muslim di Inggris melawan tindakan ekstrimisme dan radikalisme remaja Inggris dengan humor. Hal ini dilakukan untuk menyampaikan pesan toleransi dengan cara yang lucu untuk menawarkan citra Islam yang sebenarnya. Kegiatan ini juga dilakukan dengan kerjasama bersama pihak kepolisian.

Kemitraan yang konstruktif antara komedian Muslim dan polisi datang sebagai bagian dari pelajaran anti-ekstremisme yang dipimpin oleh petugas kontra-terorisme. Sengaja terlatih dan bertujuan untuk mencegah remaja Inggris bepergian ke luar negeri bergabung dalam pertempuran.

“Saya seorang pelawak, saya bukan politisi. Saya hanya mencoba untuk melakukan sesuatu yang positif,” ujar Muslim YouTube superstar, Humza Arshad seperti dilansir Islam Online Kamis (29/1).

Ia mengatakan, saat ini Muslim digambarkan dalam cahaya yang negatif karena tindakan beberapa ekstrimis. Untuk itu cara ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan dan memberitahu orang-orang muda tindakan mereka salah.

Arshad yang dikenal sebagai ‘Badman’, adalah komedian Pakistan Inggris dari London selatan yang seri YouTube nya telah mencapai lebih dari 40 juta viewer.

Seri Badman berisikan campuran humor dan ajaran Islam yang menangani beberapa masalah yang mempengaruhi pemuda Muslim Inggris, dengan pesan moral yang disampaikan di akhir setiap episode.

Pelajaran Komedian pertama diadakan di sekolah menengah George Green di East London dan dihadiri oleh siswa kelas sembilan.

“Saudara, kau berubah. Islam adalah tentang perdamaian, jika Anda ingin berdiri untuk sesuatu, maka lakukanlah, tetapi tidak dengan kemarahan dan kekerasan,” kata Arshad dalam cuplikan video komedinya.

Humor Sufi: Menjual Tangga

REPUBLIKA.CO.ID, Nasrudin mengambil tangganya dan menggunakannya untuk naik ke pohon tetangganya.

Tetapi sang tetangga memergokinya. “Sedang apa kau, Nasrudin?”

Nasrudin berimprovisasi, “Aku… punya sebuah tangga yang bagus, dan sedang aku jual.”

“Dasar bodoh. Pohon itu bukan tempat menjual tangga!” kata sang tetangga, marah.

Nasrudin bergaya filsuf. “Tangga bisa dijual di mana saja.”

Humor Nyontek

Suatu hari orang tua Amin dipanggil kepala sekolah.
Kepsek: “Anak bapak telah menyontek Amir.”
Ortu : “Anak saya tidak pernah menyontek, kalau menyontek buktinya apa?”
Kepsek: “Ini soal no 1 siapa pahlawan dari Aceh? Amir menjawab Cut Nyak Dien, Amin juga menjawab sama.”
Ortu : “Itu kan suatu kebetulan.”
Kepsek: “Tapi soal no 2 siapa yg membunuh Ken Arok? Amir menjawab gue nggak tau dan Amin juga menjawab apalagi gue, nggak tau.”
Ortu : “???????”